GAME DESIGNER!

Pertama-tama perlu dijelaskan, siapa yang bukan desainer game. Banyak orang yang tidak memprogram, menggambar, menciptakan musik, tetapi ingin membuat game dan menyebut diri sendiri desainer game. Orang ini biasa saja menghasilkan game, tetapi tanpa kombinasi kemampuan teknik-seni rupa, dia tidak bisa menjadi desainer game. Suatu proyek bisa dipaksakan sampai tahap peluncuran, tetapi hasilnya akan kelihatan jelek.

Game desainer juga bukan seorang produser. Seorang produser kadang-kadang suka melibatkan diri dalam desain game, bahkan lebih sering daripada yang disukai team pengembang. Dia memang tidak bisa dilarang untuk ikut campur, karena uangnya dipertaruhkan.

Mungkin mengherankan bagi orang-orang tertentu bahwa anggota team pengembang yang mengedit game dan levelnya atau orang yang menangani program script, tidak bisa disebut sebagai desainer game. Sebaliknya, seorang game desainer bisa menangani tugas-tugas ini, walau bukan itu bidangnya. Mereka yang mengedit level adalah desainer level, dan dengan pengalaman bertahun-tahun mereka bisa menjadi desainer game. Dengan ini saya tidak bermaksud mengecilkan peranan profesi desainer level atau programer script dalam bentuk akhir dalam gameplay sebuah judul.

Akhirnya, proesi desainer game juga berbeda dengan penulis skenario. Bisa menjadi kesalahan besar, kalau desain game dipercayakan kepada seorang penulis drama yang berpengalaman sekalipun, bahkan kalau game yang akan dibuat adalah sebuah adventure. Dia mungkin akan heran, kalau kontruksi drama ternyata runtuh, sewaktu tokoh utamanya akan berkeliaran diantara figur-figur sesuka hati. Dalam genre lain, dampaknya bisa lebih parah lagi. Para desainer game sering menangani skenario dalam arti kontruksi cerita dan dialog, tetapi itu di luar profesi mereka. Perlu digarisbawahi, bahwa dengan ini saya tidak menilai percampuran profesi demikian sebagai hal yang positif atau negatif! Pembuatan cerita dalam game akan dibahas kemudian.

Tentu masih banyak profesi lain yang bukan desainer game, tetapi penuturan di atas sudah cukup memberikan gambaran. Kalau begitu, siapa yang disebut sebagai game designer? Tentu orang yang membuat...



Source : Level Magazine