LITERATUR
Premier Press Inc, 2002
Buku ini khusus tentang game dsign. Mencakup seluruh genre game, menjawab pertanyaan bagaimana membuat game design yang baik, bagaimana menulis design documents dan membahas narasi interaktif, dan seterusnya.
Game Architecture and Design;
Andrew Rollins; Dave Morris The Coriolis Group, 1999
Buku ini dibagi dalam tiga bagian. Bagian pertama membahas rancangan game dari segi game design, bagian kedua dari segi produksi dan bagian ketiga membahas arsitektur game dari segi program.
Game design: Theory & Practice; Richard Rouse III
Wordware Publishing, 2001
Buku tentang teori dan praktek game design dengan titik berat pada gameplay melalui semua unsur yang berperan dalam gameplay, keseimbangan cerita, ketidaklinieran, motivasi pemain, level design, dan seterusnya.
Game Design Perspectives; Francois Dominic Laramee
Charles River Media, 2002
Perspektif game design dalam koleksi artikel dibagi menjadi tiga kategori, design documents, prinsip-prinsip interaktivitas, dan game design produk untuk platform kecil dengan memori yang terbaas
Online Game Interactivity Theory; Markus Friedi
Charles River Media, 2002
Buku yang membahas sebagian besar ciri khas game online dari game design sampai teknologi.
Ada puluhan buku tentang pengembangan game komputer. Sayang, hampir semuannya dalam bahas Inggris, dan tentu tidak semuanny amembahas game design. Banyak buku yang khusus membahas berbagai aspek programing, ada yang memberikan petunjuk kepada mereka yang ingin bekerja di bidang “industri game” dan ada juga judul-judul yang membahas industri game dari segi komersil.
Source : Level Magazine
GAME SEBAGAI SENI
Kalau istilah game dan gameplay susah dijelaskan, membuat definisi seni lebih sulit lagi. Bayangkan tingkat kesulitannnya kaau kit abicara tentang game sebagai seni. Pertama kita harus menentang mereka yang tidak menganggap game pantas digolongkan ke dalam kategori seni. Kemudian timbul keraguan kalau harus menentukan batas dimana sebuah game menjadi seni, bukan hany ahiburan ringan.
Fakta bahwa game komputer adalah salah satu platform seni sebenarnya tidak perlu diperdebatkan lagi, walaupun pemikiran dalam intensi seperti itu belum tersebar luas. Pernyataan game sebagai seni mungkin belum mencerminkan keadaan sekarang, tetapi setidaknya menunjukan potensi yang dimiliki game komputer. Cukup melihat sejumlah liteeratur untuk meyakinkan bahwa pemikiran ini tidak baru atau eksklusif, tetapi diakui secara umum.
Kalaupun kita mengabaikan potensi game sebagai seni “form” atau bentuk (karakteristik ini mungkin subyektif), masih tetap perlu diperhatiakan bahwa game PC sudah membuat lengkah kearah seni sejak mencoba menyampaikan suatu ide (ide apapun). Melalui interaktivitas, game komputer memilikikesempatan luar biasa untuk meneruskan suatu pemikiran kepada pemain. Tema ini bisa menjadi materi pembahasan yang panjang yang membutuhkan ruang tersendiri.
Sekerang cukup menyebutkan satu contoh yang bisa mewakili yang lain, game Blask & White (kegemaran saya). Pemain berperan sebagai dewa yang terbentuk karena kebutuhan manusia, dan selama berkuasa dewa ini tetap memamfaatkan kepercayaan umatnya. Dia tidak terikat dengan perasaan hutang budi, sebaliknya, memandang manusia yang menciptakannya dari semacam jarak statistik, di mana kepentingan individu tidak lagi menjadi relevan.
Cermin perbuatan dewa adalah menara kekuasaannya yang bisa berubah warna menurut perbuatannya, dimana perbuata tidak baik membuat warna menara menghitam. Tidak bisa dipungkiri bahwa game ini menyampaikanpesan yang cukup jelas. Tidak kurang menarik adalah pandangan terhadap dewa bukan sebagai suatu kekuasaan tanpa batas, tetapi sebagai hubungan simbiosis mutualisme dengan manusia.
Sampai disini penjelasan game design sebgai bagian penting dari pembuatan game yang sukses.
Source : Level Magazine






